Peluang Usaha Budidaya Tanaman Bunga Alamanda

Related image

Tanaman hias alamanda adalah salah satu jenis tanaman hias yang sering dijumpai dipekarangan ataupun ditaman hampir setiap orang. Jika anda salah satu pecinta tanaman hias alamanda ada baiknya jika anda melakukan budidaya tanaman hias alamanda dengan benar dan tepat. Adapun cara budidaya tanaman hias alamanda yang benar dan tepat dapat anda simak pada ulasan tanamanhiasan.com berikut ini:

Penanaman

Bunga Alamanda sangat mudah di tanam di mana saja, sebab dia mudah menyesuaikan diri dengan segala keadaan. Cara yang paling tepat untuk menanam Bunga Alamanda ini adalah dengan stek. Karena kalau menggunakan biji, membutuhkan waktu yang cukup lama.

Lokasi paling cocok untuk menanam Bunga Alamanda adalah di pinggir tembok atau pagar. Karena tanaman ini batangnya tidak dapat berdiri tegak dan terus menjalar. Sehingga tembok dapat dijadikan tempat sandaran. Jika diletakan di tengah taman kelihatan tidak bagus, karena dapat tumbuh tinggi dan menjalar, sehingga dapat mengganggu pemandangan.

Di beberapa tempat, bunga Alamanda ditanam di pinggir jalan, tapi dengan menggunakan besi ( kawat ) peyangga atau tembok dan diatur sedemikian rupa sehingga dapat dipakai sebagai atap peneduh jalan. Karena ketika sudah tumbuh, batang dan daunnya akan menjalar dan menutupi semua besi.
Sedang bila di komplek perumahan, kembang ini sering diletakkan di bagian pintu gerbang sebelah pinggir atau pagar.

Perawatan

Bunga alamanda mudah tumbuh dan perkembangannya cepat, terutama ketika musim hujan. Sehingga pada waktu ini pemangkasan harus sering dilakukan agar tumbuhnya tetap teratur dan rapi.

Selain itu bunga alamanda juga tak mengenal musim. Jadi dia akan berbunga secara terus menerus sepanjang tahun. Bila rajin dilakukan pemotongan, maka dia juga akan lebih sering mengeluarkan bunga. Apalagi ketika dia berada di lokasi yang terkena sinar matahari secara penuh, terutama di waktu pagi dan sore.

Bunga alamanda adalah termasuk bunga yang kebutuhan airnya cukup banyak. Jadi ketika musim panas tiba, sebaiknya tetap di siram agar tak kekeringan dan mati. Sedangkan di musim hujan tanaman ini tak perlu disiram, sebab sudah mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.

Pohon alamanda daunnya juga lebat,  ketika daunnya ada yang kering tidak langsung jatuh ke tanah, namun jatuh disela-sela batangnya, daun dapat menjadi busuk. Hal ini perlu di bersihkan agar bunga Alamanda tampat tetap cantik.

Karena bila tak segera diambil dapat memunculkan jamur atau memunculkan hama bekicot atau binatang lain yang membuat bunga alamanda tak dapat tumbuh sehat

Pemupukan Susulan

Untuk menjaga tanaman tumbuh dengan subur, pemupukan susulan perlu kita berikan. Unsur hara media dalam pot akan terus terkuras, dari itu perlu kita berikan pemupukan secara rutin supaya unsur hara tetap tersuplay. Pemupukan yang bisa sahabat berikan yaitu dengan POC BMW + KOCOR BMW dengan dosis, 1 sdm KOCOR BMW + 1 sdt POC BMW + air 1 liter, dikocorkan pada media tanaman 1 gelas pot. Lakukan pemupukan ini secara rutin 1 bulan sekali.

Mempercepat Munculnya Bunga

Dalam menanam bunga alamanda, perlu kita aplikasikan juga pemacu pembungaan lebih cepat. Tidak sedikit juga pembudidaya tanaman bunga yang tak kunjung berbunga. Nah, untuk merangsang pembungaan nya bisa kita terapi dengan hormon perangsang bunga. Hormon perangsang bunga dapat membantu tanaman memproduksi bunga lebih cepat. Hormon perangsang bunga yang dapat sahabat berikan adalah POC BMWdengan cara disemprot pada tanaman bunga alamanda, dosisnya 2 tutup POC BMW + air 10 liter. Lakukan pemberian hormon perangsang bunga ini dengan interval 2 minggu sekali.

Pemeliharaan Lain Dalam Menanam Bunga Alamanda

Menanam bunga alamanda ini, perlu dilakukan pemeliharaan lain supaya pertumbuhannya bisa terkontrol dan terjaga dari serangan hama dan penyakit. Beberapa pemeliharaanya antara lain melakukan  dan bersihkan juga pot banyak sampah daun tua yang gugur pada media pot secara berkala. Bila tanaman terserang hama yang sudah mewabah pada bunga alamanda segera aplikasikan insektisida hayati ANTILAT 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air dengan cara disemprotkan. Dan untuk penyakit tanaman kita terapi dengan penyemprotkan fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

bungakelopak

 

 

Mungkin Kata Kunci ini yang Anda cari:

(Visited 76 times, 19 visits today)

admin super

Comments are closed.

Meta