Tips Budidaya Mutiara Yang Sangat Menguntungkan

Image result for budidaya mutiaraImage result for budidaya mutiara

Mutiara yang saat ini beredar dipasar rata rata merupakan mutiara budidaya, artinya mutiara yang dihasilkan oleh kerang yang dipelihara oleh Manusia. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa mutiara asli itu dibagi 2 kategori, yaitu mutiara budidaya dan mutiara alam. Berikut dibawah ini Fact to Fact antara mutiara alam dan mutiara budidaya, dipaparkan dengan tanya jawab agar mudah di fahami.

 

apa saja perbedaan proses mutiara alam dan mutiara budidaya jika ditinjau dari terjadinya mutiara di dalam tubuh kerang ?Mutiara alam terjadi secara alami, tidak ada campur tangan manusia, proses terjadinya mutiara diawali dengan masuknya benda asing ke dalam tubuh kerang, resfon kesakitan kerang akibat masuknya benda asing tersebut maka terjadilah proses pembentukan inti lapisan mutiara secara alamiah.

Mutiara budidaya terjadi karena adanya campur tangan manusia, proses terjadinya mutiara diawali dengan dimasukannya “Nucleus” pada tubuh kerang, resfon kesakitan kerang akibat masuknya nucleus tersebut membuat kerang mutiara melakukan suatu proses pembentukan inti lapisan mutiara,

Maka perbedaan prinsipel mutiara alam dan mutiara budidaya jika diamati dari proses terjadinya, yaitu Pemicu resfon kesakitan dari kerang tersebut, jadi mutiara alam dimasuki benda asing tersebut secara tidak sengaja, ketika mulut kerang membuka maka benda benda asing yang terdapat di Perairan Laut masuk ke dalam tubuh kerang tersebut, seperti kita ketahui bersama bahwa kerang mutiara adalah hewan air filter Feeder, artinya hewan air yang cara makanya dengan menyerap/menyedot/menghisap, adapun yang dihisap nya yaitu yang terdapat pada sekeliling kerang tersebut, yaitu air dan partikel partikelnya.

Apa saja perbedaan proses antara kerang mutiara alam dan mutiara budidaya jika ditinjau dari habitat hidupnya …

Mutiara alam hidup dan berkembang diPerairan laut bebas, artinya mereka berada dan hidup pada lokasi yang tidak terkontrol oleh manusia, dan kebiasaan hidupnya dengan cara menempel pada substrat/media hidupnya contohnya seperti terumbu karang , tumbuhan laut dan dasar laut sampai kedalaman ratusan meter dibawah permukaan laut.

Mutiara budidaya hidup dan berkembang di Perairan laut yang terkontrol oleh manusia, artinya mereka dipelihara dalam lingkungan laut yang terkontrol, adapaun cara pemeliharaanya yaitu kerang kerang mutiara di masukan ke dalam Pocet (Salah satu nama Media Pemeliharaan) lalu pocket pocket tersebut digantungkan pada bentangan tali Longine. Maka perbedaana prinsip dari mutiara alam dan budidaya adalah mutiara alam hidup dan berkembang di Laut bebas sampai kedalaman raturan meter, bisa bergerak/berpindah pindah (Ruaya) sampai ribuan mill, sedangkan mutiara budidaya hidup dan berkembang pada lokasi laut yang terkontrol, kerangnya tidak bisa bergerak/berpindah, dan posisi pemeliharaannya paling dalam 10 meter dari Permukaan Laut.

Apa saja perbedaan proses antara kerang mutiara alam dan mutiara budidaya jika ditinjau cara Panen Butir mutiaranya .

Mutiara alam didapatkan dengan cara pencarian kerang nya di Dasar Perairan Laut, biasanya pencari kerang alam ini bergerak di Luar Perusahaan , seperti para Nelayan Pencari Kerang, artinya tidak ada Peruhaan Swasta ataupun Instansi Negeri yang mengkhsuskan diri di bidang “Pecarian Kerang Mutiara Laut’’, maka biasanya kerang mutiara ada Pengepul yang menghimpun dan mengumpulkan hasil tangkapan para Nelayan Pencari Kerang tersebut.

Kerang mutiara alam terpadat pada habitat dan penyebaran hidupnya, artinya tidak semua Perairan Laut terdapat Kerang Mutiara (Pinctada maxima), Contoh : Untuk Indonesia Wilayah Penyebaran dan habitat kerang mutiara laut jenis Pinctada Maxima ini di Perairan Laut Lombok, Sulawesi, Dan Papua, maka jika kita cari Kerang Mutiara Laut Pinctada Maxima misalnya di Perairan Laut Pangandaran (Ciamis) atai Laut Pamengpeuk (Garut) jelas tidak akan didapatkan, karena memang bukan habitat hidupnya.

Mutiara air laut
adalah jenis mutiara yang biasanya ditemukan pada hewan jenis kerang-kerangan dari laut lepas (paling banyak dihasilkan di perairan laut selatan) Mutiara dari perairan laut Indonesia biasanya memiliki warna kemilau keemasan, warna mutiara ini sangat menetukan harga jual. Selain itu, kualitas permukaan dan bentuk mutiara juga faktor lain yang mempengaruhi harga, semakin mulus dan berbentuk bulat utuh maka akan semakin mahal harga mutiara. Biasanya mutiara jenis ini dijual dengan mengukur berat mutiara, semakin besar nilai gramnya maka akan semakin mahal juga harga mutiara.

 Mutiara air tawar

adalah jenis mutiara alam yang sering kita jumpai di pasaran. Harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan mutiara air laut. Mutiara ini biasanya dihasilkan dari peternakan tiram, yang proses pembuatannya melibatkan peranan manusia. Biasanya peternak-peternak mutiara jenis ini menyuntikkan zat tertentu atau menyisipkan kerikil/batu pada tiram-tiram mudayang memicu berkembangnya mutiara-mutiara bersama tiram yang tumbuh. Peternakan tiram ini biasanya dilakukan di air tawar, sehingga orang lazim menyebut hasil budidaya mutiara jenis ini sebagai mutiara air tawar.
Berikut ini merrupakan jenis- jenis tiram mutiara yang menghasilkan mutiara terbaik:
dari Kerang Air Laut :

Pinctada maxima
Pinctada margaritifera
Pictada fucata
Pictada penguin

Sedangkan kerang air tawar yang menghasilkan mutiara adalah jenis:

Margaritifera margaritefera
Hyriopsis cumingii
Cristaria plicata
Ada tiga jenis mutiara di dunia. Yakni, south sea white pearl, south sea black pearl, dan mutiara air tawar. Mutiara putih south sea dihasilkan di selatan Laut China Selatan. Yakni, laut Filipina, Myanmar, sedikit Malaysia, serta sebagian besar perairan di Indonesia. South sea black pearl dihasilkan di Tahiti.

Sementara itu, mutiara air tawar terdapat di perairan Tiongkok. Tapi, kualitasnya dinilai kurang baik. “Indonesia adalah produsen south sea white pearl terbesar di dunia,

Proses menanamkan induk kerang, biasanya indukan spesies kerang berasal dari kerang yang berbeda (termasuk kerang pigtoe Amerika dan kerang papan cuci), atau kerang yang berasal dari mississipi, atau kerang yang berasal dari perairan irian jaya (papua).
Proses berikutnya persilangan antara kerang. Tiram-tiram tersebut akan mengeluarkan lendir seperti ludah, dan bayi tiram akan lahir di penetasan (hatchery) serta tumbuh dalam tangki di peternakan mutiara, untuk kemudian setelah berumur 60 hari akan dibudidayakan di perairan laut. Setelah kerang berumur kuat dan besar (dapat mencapai 3 tahun didalam air laut) Kerang kerang mutiara ini telah siap untuk di operasi (ditanamkan nukleus)
Untuk menanamkan inti (nukleus), tiram dipindahkan dari perairan laut menuju “ruang operasi” peternakan mutiara dan diikat menjadi satu di rak.

Setelah proses pembesaran yang umur kerang mutiara berkisar 12-15 bulan dengan ukuran kerang mutiara mencapai 15-20 cm, maka treatment selanjutnya adalah proses Operasi atau lebih dikenal dengan penyisipan nukleus ke dalam organ tubuh (Sekitar Gonad) kerang mutiara. Proses ini adalah proses yang sangat fundamental dari serangkaian kegiatan budidaya kerang, diperlukan keahlian, keterampilan dan pengalaman khusus.
Gambaran proses operasi / penyisipan nuklues tersebut kerang mutiara dewasa (umur 12-15 bulan),
kerang mutiara yang dipelihara di Pocket (Media Pemeliharaan Kerang), diangkat ke tempat operasi, lalu kerang mutiara dilakukan penyisipan butir nucleus ke dalam tubuh sekitar gonadnya, proses ini yang bersejarah dan prestasi besar yang ditemukan oleh Ilmuwan Jepang , MIKIMOTO. Proses penyisipan nuckeus ini terinspirasi dari proses alami pembentukan mutiara alami (Non Budidaya), seperti yang kita ketahui bersama bahwa mutiara alami terbentuk akibat dari Resfon biologisme kerang karena adanya benda asing masuk kedalam tubuh sekitar gonadnya, benda asing tersebut berpartikel kecil, bisa berupa butiran pasir, zooplankton, atau organisme laut lainnya. Benda asing tersebut masuk kedalam tubuh kerang dan akibat dari ekpresi kesakitannya didalam tubuh kerang mengeluarkan cairan yang mana cairan tubuh kerang tersebut jika terakumulatif waktu yang lama akan melapisi, membentuk, suatu “Benda” yang disebut Mutiara Laut.
Analogis cairan dari tubuh kerang tersebut akibat suatu bentuk resfon kesakitan karena adanya benda asing masuk tersebut dapat kita gambarkan dan analogikan jika mata kita termasuki kotoran/debu/pasir/benda lainnya maka secara spontanitas mata kita akan mengeluarkan air mata sebagai bentuk resfon kesakitan/pedih benda asing masuk tsb.

Proses penyuntikan / Operasi /Penyiisipan Nuckelus tsb dilakukan pada masing masing ekor kerang mutiara (satu per satu), biasanya proses penyuntikan membutuhkan waktu sekitar 3-5 menit per ekor kerang, ini dilakukan oleh Teknisi yang sudah berpengalaman, dan sekedar informasi biasanya proses penyuntikan dilakukan oleh orang Jepang yang bekerjasama dengan Perusahaan Mutiara. Setelah kerang usai dilakukan penyisipan nucklues maka kembali dipelihara di Perairan Laut dengan media Pocket sebagai tempat berdiamnya kerang mutiara dan pocket pocket tersebut digantung pada Bentangan tali Longline, dengan posisi tenggelam dibawah permukaan air laut (4-6 meter). Proses pemeliharaan dilakukan berkisar 8 – 12 bulan pasca Operasi. Selama proses tersebut rutin setiap bulannya dilakukan monitoring dengan uji sinar X, untuk mengetahui keberhasilan proses operasi Nucleus, biasanya dari total kerang yang disuntik tidak semuanya berhasil, artinya Nucleus yang telah disuntikan pada proses operasi dimuntahkan oleh kerang, hal tersebut terjadi karena beberapa faktor diantaranya kondisi kerang yang sakit atau kondisi perairan laut yang sudah mencapai batas kapasitas.

Cara panen mutiara alam yaitu dengan menyelam ke dasar Perairan Laut, dilakukan Penyisiran pada tempat tempat yang memiliki history habitat hidupnya. Para nelayan pencari kerang mutiara alam menyelam sampai ratusan meter kedalaman laut, tidak sedikit para nelayan tersebut yang tewas di dalam laut dalam proses pencarian kerang mutiaranya, maka history mutiara laut begitu saklar di beberapa negara, karena bukan cerita legenda jika 1 untai kalung mutiara laut itu membutuhkan proses dan waktu yang sulit bahkan pengorbanannya sampai banyak nyawa yang hilang karenanya.

Selain kesulitan dalam pencarian karena posisi kerang mutiaranya berpencar, tidak bergerombol banyak pada satu titik lokasi, juga dari kerang kerang yang berhasil ditemukan itu tidak semua kerang berisi mutiaranya dan tidak semua mutiara yang didapat itu dengan kualitas / Grade baik, artinya beramcam macam bentuk, kualitas dan warna mutiaranya . Itulah history tentang proses pencarian mutiara laut yang sangat sulit, maka tidak heran jika mutiara dihargai per gram sama seperti harga emas.

Mutiara budidaya didapatkan dengan cara panen pada siklus kerang budidaya yang memang dipelihara oleh manusia, panen mutiara budidaya tidak sesulit mutiara alam, yaitu dari faktor keberadaan kerang kerangnya yang berasa terfokus dalam 1 titik lokasi pemeliharaaan di Perairan laut, biasanya Perusahaan perusahawaan swasta yang mengkhususkan diri dalam bidang usaha ini, Waktu panen biasanya dilakukan 1 tahun sebanyak 2 kali, dan kerang mutiara yang dipelihara banyak, sampai ribuan ekor per 1 siklus panen.

Sumber : Original Mutiara

 

 

 

(Visited 62 times, 10 visits today)

admin super

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Meta